Friday, June 24, 2016

Untuk mencairkan kaca diperlukan suhu sekitar 1400 derajat Celcius



Untuk mencairkan kaca diperlukan suhu sekitar 1400 derajat Celcius

Ini disebabkan karena kaca terdiri dari bahan yang
tidak memiliki perubahan garis atomik dalam cahaya. Selain itu, kaca juga mempunyai tingkat gelombang yang lebih
besar dibandingkan cahaya dan tak ada sekat yang menyebabkan cahaya terbias sehingga menghalangi pemantulan
obyek.

Kaca biasa biasanya terdiri daripada silikon dioksida (SiO2), yang merupakan sebatian kimia yang serupa dengan kuarza,
atau dalam bentuk polihabluran, pasir. Silika tulen mempunyai tahap lebur sekitar 2000 Selsius, jadi dua bahan lain sering
dicampurkan kepada pasir dalam pembuatan kaca. Satu daripadanya adalah soda (sodium karbonat Na2CO3), atau
potasy, setara dengan sebatian kalium karbonat, yang menurunkan tahap lebur kepada sekitar 1000 Selsius.
Bagaimanapun, bahan soda menjadikan kaca larut, jadi kapur (kalsium oksida, CaO) merupakan bahan ketiga, ditambah
untuk menjadikan kaca tidak larut.

Kaca biasa mempunyai campuran bahan lain untuk mengubah cirinya. Kaca bertimah hitam adalah lebih berkilauan,
kerana peningkatan index pantulannya, sementara boron ditambah bagi mengubah ciri terma dan elektriknya, seperti
Pyrex. Menambah barium juga meningkatkan indeks pantulannya, dan serium digunakan dalam kaca yang menyerap
tenaga infra. Logam oksida juga ditambah bagi menukarkan warna kaca. Peningkatan soda atau potash menurunkan lagi
tahap lebur, sementara mangan ditambah bagi menyingkirkan warna yang tidak dikehendaki. Kaca berwarna dihasilkan
dengan bercampur dengan sedikit oksida logam peralihan. Misalnya, oksida mangan akan menghasilkan warna ungu,
oksida kuprum dan kromium memberikan warna hijau, dan oksida kolbalt memberikan warna biru.

Semoga bisa membantu
Untuk order atau sekedar konsultasi tentang “KACA”, Bintang Mas Glassolution ahlinya 085298925569

Kaca merupakan bahan lutsinar, kuat, tahan hakis, lengai, dan secara biologi merupakan bahan yang tidak aktif, yang boleh dibentuk menjadi permukaan yang tahan dan licin.



Kaca merupakan bahan lutsinar, kuat, tahan hakis, lengai,
dan secara biologi merupakan bahan yang tidak aktif, yang
boleh dibentuk menjadi permukaan yang tahan dan licin. 



Ciri-ciri ini menjadikan kaca sebagai bahan yang sangat
berguna. Komponen utama kaca ialah silika. Silika ialah
galian yang mengandungi silikon dioksida. Nama IUPAC
silikon dioksida ialah silikon(IV) oksida. Silika wujud secara
semulajadi dalam pasir.

Kaca merupakan bahan pejal sekata, biasanya terbentuk
apabila bahan cair tidak berkristal disejukkan dengan cepat,
dengan itu tidak memberikan cukup masa untuk jaringan
kekisi kristal biasa terbentuk.

Kaca biasa biasanya terdiri daripada silikon dioksida (SiO2),
yang merupakan sebatian kimia yang serupa dengan kuarza,
atau dalam bentuk polihabluran, pasir. Silika tulen
mempunyai tahap lebur sekitar 2000 Selsius, jadi dua bahan
lain sering dicampurkan kepada pasir dalam pembuatan kaca.
Satu daripadanya adalah soda (sodium karbonat Na2CO3),
atau potasy, setara dengan sebatian kalium karbonat, yang
menurunkan tahap lebur kepada sekitar 1000 Selsius.
Bagaimanapun, bahan soda menjadikan kaca larut, jadi kapur
(kalsium oksida, CaO) merupakan bahan ketiga, ditambah
untuk menjadikan kaca tidak larut.
Silikon(IV) oksida ialah molekul kovalen raksasa. Oleh itu,
silikon(IV) oksida memerlukan banyak tenaga haba untuk
mengatasi setiap ikatan kovalen antara atom dalam struktur
raksasa. Maka, silikon(IV) oksida mempunyai takat lebur
yang sangat tinggi, iaitu 1710 C. Dalam silikon(IV) oksida,
setiap atom silikon diikat secara kovalen kepada 4 atom
oksigen dalam bentuk tetrahedron dengan sudut antara ikatan
109.5 . Unit itu diulangi secara tidak terhingga dengan setiap
atom oksigen terikat kepada 2 atom silikon untuk membentuk
molekul kovalen raksasa seperti struktur berlian. Kaca
merupakan bahan pejal sekata, biasanya terbentuk apabila
bahan cair tidak berkristal disejukkan dengan cepat, dengan
itu tidak memberikan cukup masa untuk jaringan kekisi
kristal biasa terbentuk.
Salah satu ciri kaca adalah ia lutsinar. Sifat lutsinar
disebabkan kaca terdiri daripada bahan yang tidak
mempunyai keadaan perubahan garisan atomik dalam tenaga
cahaya. Juga disebabkan kaca adalah sekata pada tahap
gelombang yang lebih besar daripada cahaya,
ketidaksekataan menyebabkan cahaya terbias, menghalang
pemancaran imej.

Kaca tulen boleh dijadikan begitu lutsinar sehinggakan
beratus kilometer kaca boleh ditembusi gelombang cahaya
infra dalam kabel gentian optik.

Kaca biasa mempunyai campuran bahan lain untuk
mengubah cirinya. Kaca bertimah hitam adalah lebih
berkilauan, kerana peningkatan index pantulannya, sementara
boron ditambah bagi mengubah ciri terma dan elektriknya,
seperti Pyrex. Menambah barium juga meningkatkan indeks
pantulannya, dan serium digunakan dalam kaca yang
menyerap tenaga infra. Logam oksida juga ditambah bagi
menukarkan warna kaca. Peningkatan soda atau potash
menurunkan lagi tahap lebur, sementara mangan ditambah
bagi menyingkirkan warna yang tidak dikehendaki. Kaca
berwarna dihasilkan dengan bercampur dengan sedikit oksida
logam peralihan. Misalnya, oksida mangan akan
menghasilkan warna ungu, oksida kuprum dan kromium
memberikan warna hijau, dan oksida kolbalt memberikan
warna biru.

Soda atau sodium karbonat, Na2CO3 yang menurunkan



tahap lebur kepada sekitar 1000 C. Bagaimanapun, bahan
soda menjadikan kaca larut, jadi kapur (kalsium oksida, CaO)
biasanya ditambah untuk menjadikan kaca tidak larut.

Kaca kadang-kala terbentuk secara semulajadi daripada lava
gunung berapi dalam bentuk obsidia.


Untuk order atau sekedar konsultasi tentang “KACA”, Bintang Mas Glassolution ahlinya 085298925569

Mengerjakan partisi kaca



Mengerjakan partisi kaca
 
Untuk order atau sekedar konsultasi tentang “KACA”, Bintang Mas Glassolution ahlinya 085298925569

Mengerjakan partisi kaca:
Partisi kaca gedung
Partisi kaca kantor
Partisi kaca ruang
Partisi kaca dinding
Partisi kaca rumah
Partisi kaca apartment
Partisi kaca restoran
Partisi kaca taman
Partisi kaca kamar mandi
Pintu swing kaca tempered
Pintu sliding kaca tempered
Pintu lipat kaca tempered
Pintu kaca Path fitting
Pintu kaca frameless
Atap kaca
Canopy kaca
Lantai kaca
SPIDER GLASS / SPIDER FITTING

KACA PATRI / STAINT GLASS



KACA PATRI / STAINT GLASS

Untuk order atau sekedar konsultasi tentang “KACA”, Kami ahlinya 085298925569

Begitu banyak pilihan untuk mempercantik sebuah hunian. Salah satunya yaitu dengan memberikan sentuhan unik pada
beberapa hal yang dianggap sebagai salah satu center point dalam rumah seperti pintu dan jendela. Kaca patri bisa
menjadipilihan yang tepat. Banyak juga penggemar kaca patri ini, karena sangat cocok untuk iklim tropis Indonesia yang
kaya akan sinar matahari. Kaca patri ini akan semakin indah bila cahaya sinar matahari menembusnya.

TIFFANY STYLE
Kaca patri dalam bahasa Belanda disebut glass in lood. Bila dalam bahasa Inggris disebut leaded glass atau stained
glass art. Seni kaca patri ini berasal dari Eropa. Kaca Patri warna-warni dengan motif cantik ini sudah dikenal sejak abad
10. Pada waktu itu mulai pertengahan abad ke-12, kaca patri warna warni dipasang di tempat–tempat ibadah.
Motif yang paling terkenal adalah Tiffany Style, yang banyak dipasang di gereja-gereja di Eropa.

SEJARAH KACA PATRI
Maka pada zaman Gotik inilah, seni kaca patri ini berada pada masa kejayaannya. Jauh sebelumnya, teknik pewarnaan
pada kaca sudah dikenal di Mesir dan Mesopotamia pada milenium ketiga sebelum masehi. Kemudian berkembang
pada masa Romawi. Kaca patri masuk ke Indonesia belum jelas persisnya kapan. Ada beberapa sumber yang bilang
bahwa seni kaca patri ini masuk ke Indonesia dibawa seniman Belanda sekitar tahun 1900 an.


BARANG MAHAL?
Tapi sampai paruh pertama abad ke-19 kaca masih merupakan jenis barang mewah dan sangat mahal baik di Indonesia
dan Asia begitu pula di China dan Jepang. Mulanya barang-barang kaca ini di impor dari Belanda atau Eropa. Barang-
barang kaca itu untuk dijual atau diberikan sebagai hadiah kepada raja-raja atau sultan-sultan di Indonesia. Sampai awal
abad ke-20 bahan kaca di Indonesiapun masih sangat langka kecuali untuk kalangan terbatas. Baru sesudah 1910-an
kaca semakin terjangkau dengan impor kaca dari Jepang.

          Memang saat ini masa kepopuleran kaca patri sudah meredup akan tetapi kaca patri masih bias dipadupadankan
dengan era bergaya minimalis modern seperti sekarang. Tinggal bagaimana mengaturnya supaya perpaduannya cocok
sehingga terlihat begitu elegan dan mewah. Penggunaan kaca patri ini begitu identik dengan gaya klasik. Tapi, seiring
dengan perkembangannya, di era art deco kaca patri ini juga banyak digunakan dengan motif yang lebih sederhana.

JENIS KACA PATRI
 Warna dan motif kaca dalam industri ada beberapa macam. Ada kaca yang disebut dengan kaca buram. Kaca buram
ini, pelat kacanya dicat dengan bubur tepung, lalu dikerjakan dengan pesawat penyembur pasir atau dengan cara
digosok. Kaca ini digunakan untuk jendela dan pintu di toilet atau kamar mandi.

          Jenis kaca berwarna, dibuat dengan cara tuangan denganmencampur zat-zat tertentu (pigmen) yang mengakibatkan
kaca berwarna. Sedangkan kaca bunga es, dibuat di atas kaca berwarna atau tak berwarna berupa gambar-gambar
serupa dengan bunga es. Cara pembuatannya, kaca dilapisi dengan bubur perekat yang mempunyai daya rekat yang
tinggi. Setelah kering dipecahkan kresik pada permukaannya.

           Sedangkan kaca bermotif atau kaca mosaik, dibuat gambar perincian menurut rencana umum yang memuat
pembagian dan warna, perpotongan dengan ukuran sebenarnya. Dari potongan kaca didapat dadu-dadu dengan ukuran
rusuk 1-2 mm. Di atas kaca mosaik direkatkan kertas atau kain lena.

           Setelah kering, lalu diangkat. Pemasangan mosaik dipakai adukan semen. Setelah selesai atau keras, kain lena
kemudian dilepaskan. Ada juga yang disebut kaca sepuhan, yakni kaca yang permukaannya diperkeras, sehingga jika
pecah hancur, akan berbentuk kristalkristal dan tidak tajam. Lalu ada kaca bertulang yang cara pembuatannya adalah
pada waktu menuang kaca cair, kawat logam dimasukkan ke dalam massa kaca cair, sehingga menjadi kaca yang
diperkuat.

     Jenis kaca lapis terdiri dari dua lapisan atau lebih. Kaca jenis ini dibuat dengan cara mengapung. Di antara masing-
masing lembar kaca terisi lapisan seloid atau getah (resin) epoksi. Kaca yang berlapis dua digunakan untuk mobil.
Sedangkan kaca yang berlapis majemuk digunakan untuk loket bank antipeluru. Untuk jenis kaca tiruan, sebenarnya tak
dapat digolongkan sebagai jenis kaca karena terbuat dari plastik. Namun kaca tiruan bisa digunakan sebagai kaca
pengaman, kaca jendela kapal dan kini juga digunakan sebagai kacamata.

KACA PATRI UNTUK DEKORASI
Apabila sebuah hunian didesain bergaya minimalis modern, alternatif kaca bisa di ganti dengan motif kaca patri yang
berdesain minimalis juga yaitu dengan permainan bevel / kaca pinggul sebagai point penting untuk memunculkan ornament yang kelihatan lebih mewah dan elegan.

Jika kaca patri menjadi pilihan untuk menghiasi hunian maka perhatikanlah dalam memilih desain kaca patri, karena
dengan pemilihan yang tepat hal ini sangat berpengaruh terhadap nilai estetika rumah itu sendiri. Alangkah baiknya
pilihlah desain kaca patri dicocokan dengan kepribadian, karakter atau tema hunian rumah yang akan dan sedang
dibangun. Sehingga sebuah hunian akan terkesan bernilai seni tinggi. Biasanya harga tergantung dari jenis motif yang
dipilih dan volume pekerjaan. Motif ini bias berbentuk bunga, binatang, atau bentuk-bentuk geometri yang indah.

            Kaca patri memang unik dan umumnya jenis kaca ini dibuat untuk dekorasi. Nuansa keunikan yang timbul dari kaca
berwarna warni memberikan sensasi yang berbeda. Apalagi bila dinikmati didalam ruangan dengan sinar matahari yang
menembus kaca patri maka kesan transparan kaca patri memberikan nuansa yang indah, dengan warna-warni yang
dibiaskan akan menghasilkan sorot sinar yang sesuai dengan warna-warni dari desain dan motif kaca patri tersebut.
Kaca patri dibuat dari potongan-potongan kaca, yang disambungkan dengan logam dan dipatri (cara tradisional untuk
menyambungkan logam). Kaca patri juga sudah banyak dibuat dengan teknologi modern yang canggih.

           Kaca patri bisa dipilih dengan kaca tempered atau kaca yang bukan tempered. Kaca tempered memang jauh lebih
kuat terhadap benturan dan kalau ada benturan besar pecahnya tidak membahayakan karena retak seribu (seperti kaca
mobil yang pecah). Bila bukan kaca tempered jika terjadi benturan pecahnya runcingruncing. Tinggal mana yang menjadi
pilihan, biasanya bila memakai kaca tempered harga akan lebih mahal.

MERAWAT KACA PATRI
Sebagai dekorasi dan hiasan sebuah hunian, kehadiran kaca patri tidak bisa dipungkiri mampu membuat nuansa rumah
menjadi lebih ceria dan indah. Tak heran bila kaca patri mulai menjadi pilihan banyak orang untuk dipasang sebagai
bagian dari kaca jendela atau tambahan ornament sebuah pintu. Namun patri adalah salah satu elemen yang sulit
dirawat, terutama bagi mereka yang masih awam. Tips berikut ini mungkin bisa mejadi salah satu pilihan dalam merawat
kaca patri untuk hunian Anda.

           Peralatan yang dibutuhkan adalah air bersih, sabun colek, lem silikon, spon tebal, kain kering dan kape (pencungkil)
atau benda tajam lainnya seperti pisau atau cutter.Campurkan sabun colek dengan air bersih hingga berbusa, lalu
celupkan spon peras. Saputkan spon yang basah ke kaca patri yang ingin dibersihkan, gosok hingga berbusa, bilas
sampai bersih, dan keringkan dengan menggunakan kain kering. Jika membersihkan noda-noda hitam yang biasa
terdapat pada list/bagian pinggir sela kaca harus ekstra hati-hati dan telaten. Gunakan kape atau benda tajam lainnya
pelan-pelan, jangan menekan terlalu keras supaya lapisan atas kaca patri tidak tergores. Karena jika lapisannya rusak
maka kaca tidak bias diperbaiki dan harus diganti dengan yang baru.

           Saat membersihkan mungkin akan ditemui sisi yang berrongga. Hal ini disebabkan oleh memuainya bagian penahan
kaca. Jangan kuatir hal ini sudah biasa terjadi dalam kurun waktu tiap tiga sampai enam bulan. Cara mengatasinya
supaya kaca tidak longgar dan goyanggoyang maka oleskan lem silikon untuk menutupi rongga sampai rapat. Hal ini
harus dilakukan secara rutin supaya perekat yang telah lama memudar bias dirapatkan kembali dengan lem perekat yg
baru. Membersihkan sisi yang kasar dan halus pada kaca tidak jauh berbeda, namun akan lebih mudah membersihkan
bagian yang kasar mengingat bagian ini jarang terkena debu.

MEMBERSIHKAN KACA YANG BAIK DAN BENAR
1) Untuk membersihkan kaca, gunakan cairan pembersih khusus kaca.
2) Gunakan spons atau alat pembersih kaca dari karet.
3) Bersihkan kaca dengan cara menggosok kaca dua arah saling tegak lurus. Ini untuk mencegah bekas kotoran tersisa
pada setiap ujung arah gosokan.
4) Untuk menghilangkan goresan-goresan tipis pada kaca, gunakan pasta gigi.
5) Oleskan pasta gigi pada area yang tergores dan gosok menggunakan kain atau spons.
6) Setelah itu bersihkan seluruh permukaan kaca.
7) Sebaiknya bersihkan kaca pada saat mendung atau saat matahari tidak bersinar secara langsung.
8) Jika udara terlalu panas, maka akan timbul kemungkinan terjadi goresan sisa-sisa pembersih yang langsung
mengering.
9) Gunakan sikat gigi berbulu halus untuk menghilangkan debu dan kotoran pada sudut-sudut jendela.
10) Untuk mengilapkan kaca jendela, gosok kaca menggunakan kain katun atau kertas putih.
11) Gosok hingga kaca berbinar seperti kristal.

Aluminium Composite Panel dewasa ini sangatlah populer karena perawatannya sangat mudah dilakukan, Alumunium composite panel dapat dibersihkan kembali apabila sudah terlihat kotor

Aluminium Composite Panel sanggup memberikan nilai tambah pada bangunan atau gedung yang menggunakan Aluminium Composite Panel. Pemesanan ...